Sungguh Aku Benci…
Dengan debar aneh detak jantungku saat melihatmu terpampang
dalam memori otakku yang sudah makin penat dijejali hidup
Sungguh Aku Benci…
Karena Nyatanya itu untukmu
dan walau harus kupungkiri tapi harusnya itu tidak untukmu!!!
Sungguh AKu Benci…
Kenapa Debar itu Belum tertuju pada RABBku
Kenapa Debar itu tak ada saat aku mengingat RABBku, Mendengar nama-NYA, Mendengar seruan-NYA, mendengar lantunan ayat-ayat suci-NYA!!!
Sungguh…Aku Benci