Kadang rasa hampa
menyergap
Pun seringkali sepi
menghadang
Tapi toh aku tetap
bertahan disini…
Memandangi isi kamar yang
penuh
ada gantungan baju, jam
dinding, kalender, obat2an yang numpuk
sampai ke langit – langit yang tak lagi putih
mencoba melukis dalam ingatan
wajah – wajah mereka yang kutinggalkan jauh
hingga LELAH…
dan akhirnya LELAP
DENGAN RINDU YANG MEMBUNCAH!!!
( taken from :
catatan sepotong kertas… malam2 menjelang tidur, saat jenuh benar2 meraja
diri...21:24
WIB..sambil dengari rio febrian “jenuh” pas
buanggeddd
jelang istirahat siang )
Indahna tawwa puisina!
Sabar…sabar…., tiada perjuangan yang sia-sia sayang!
Salam sayang dr Kel. Jakarta
pa diriku ni termasuk yang u kangeni meg