Mom…Am I Beautiful?!!
September 1, 2006 by megawatis
“Bu…apa aku cantik ?” .
Pertanyaan yang paling sering kulontarkan pada Ibu dulu waktu aku kecil sampai kuliah bahkan, kadang–kadang sambil tidur di pangkuannya atau sambil memeluknya manja saat sore menjelang (hikshikshiks jadi kangen sama Ibu L). Tidak tau mengapa, tapi aku memang sering merasa paling tidak cantik. Dibanding saudaraku atau teman-temanku, aku yang paling item dgn hidung kurang mancung (bukankah salah satu ukuran kecantikan adalah berhidung mancung & berkulit kuning langsat?), pokoknya aku adalah makhluk yang super biasa-biasa aja… hihihihi (belajar menertawakan kekurangan diri sendiri tak ada salahnya kan? J), karenanya aku merasa menjadi itik buruk rupa (Sadis ya…) benar – benar didn’t have my self confidence karena aku merasa SUNGGUH tidak CANTIK…!!!
And Then…
My mother said : ”U’r my beautiful Angel…kamu adalah anak Ibu yang paling cantik di antara semua gadis yang pernah ibu kenal”. Jawaban yang sama dengan hari – hari kemarin ketika aku menanyakan hal yang sama, ”Mom…am I beautiful?”. Saat itu aku berpikir bahwa Ibu hanya ingin menyenangkan hatiku, Ibu terlalu hiperbola dalam memujiku & aku tetap tak percaya, karena besoknya dan besoknya lagi aku pasti akan mengulang pertanyaan yang sama and my mother was told me with the same answered…( I’m sorry about it Mom J ).
Seiring waktu akupun mulai belajar banyak hal tentang CANTIK… Dulu sekali saat pertanyaan itu masih sering kukatakan pada Ibu, I was Thingking like this “ada banyak hal-hal yang lebih bisa didapatkan oleh orang CANTIK, ada banyak kemudahan, ada banyak perhatian, ada banyak Kebahagiaan yang diperoleh Si CANTIK yang aku merasa tidak pernah mendapatkannya… L” BUT… ITU DULU NOT FOR NOW!!!
And Time Goes On….
”The best and the most beautiful things in the world cannot be seen or even touched. They must be felt with the heart (Helen Keller)”.
Ibuku mungkin belum pernah mendengar kata-kata di atas, tapi dia sudah membuktikannya… dia meyakinkanku tentang CANTIK dengan mata batinnya yang luar biasa TULUS (yang harusnya kusadari sejak dulu-dulu, “I would say thanks for all of U’r Love Unconditionally Mom… J”).
AND NOW…
Aku tak harus mendapatkan pujian Cantik dari siapapun, karena pelajaran tentang Cantik yang diajarkan Ibu kepadaku membuat segala pandanganku tentang Cantik menjadi berubah…
Tak harus cantik untuk bisa disenangi semua orang, hanya perlu senyum tulus yang tersungging merekah (bukankah senyum juga sadoqah? J)…
tak perlu cantik untuk bisa mendapatkan sesuatu dengan mudah, butuh kerja keras & kesabaran yang berlimpah untuk mendapatkan segala impian karena jika hanya Cantik maka sesuatu itu akan meluruh seiring dengan pudarnya Sang CAntik…
Tak harus Cantik untuk bisa dicintai, Sabda Rasulullah SAW : “Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama”. (HR. Ibnu Majah).
Tak harus Cantik untuk bisa mewadahi Bahagia, karena Bahagia hanya mampu dirasa jika kita mampu bersyukur atas segala apa yang telah diberikan oleh 4JJI SWT, bukankah firman-Nya sudah mengatakan dengan jelas dan tegas bahwa “Sesungguhnyu Kami telah menciptakan Manusia dengan sebaik-baik bentuk” (QS. AT Tiin ; 4)
…..
Pada hakikatnya setiap wanita itu cantik secara lahiriah dan tiap orang berhak punya pandang sendiri-sendiri tentang defenisi CAntik, tergantung dari sisi mana kita melihat kecantikan itu sendiri. Mungkin akan lebih bagus jika kecantikan lahiriah berpadu dengan kebeningan bathin… Bukankah dari kristal relung hati akan terpancar keindahan rupa duniawi yang takkan lekang oleh jaman?!! (Hey…let’s try to keep clean our heart…otre hehehehehe J ?!!)… Bukankah kecantikan rupa itu hanya merupakan bagian dari siklus kehidupan yang akan terkikis seiring waktu, yang akan terenggut satu demi satu oleh masa yang menua?!!
Toh…Hidup pada akhirnya akan kembali pada SANG MAHA HIDUP itu sendiri…
Kecantikan itu adalah anugerah dan amanah… adalah keindahan yang mempesona, tergantung bagaimana kita menjaga anugerah, memegang amanah, menempatkan keindahan yang mempesona itu dalam Bingkai Kehidupan Menuju Lautan Cinta ILAHI RABBI J.
Aku teringat beberapa tahun silam dikoridor kampus suatu siang, sahabat karibku berkata “Jodoh yang akan menjadi pasangan hidupku nanti tidaklah terlalu cakep, karena akupun jelek (padahal temanku itu adalah yang paling cantik dikelasku dan punya banyak penggemar lho J, tapi tetap merasa tidak cantik hehehehehe…)” dan aku menanggapi perkataannya dengan gurauan seperti ini “kalau aku berpikir, 4JJI SWT mungkin akan memberikanku jodoh yang cakep, karena Aku TIDAK CANTIK… Bukankah 4JJI Itu Maha ADIL?” hahahahahahha…
Dan sepertinya pertanyaan “Mom… Am I Beautiful?” telah masuk kedalam Recycle Bin memori Otakku (mungkin mulai saat ini heheheheh… J).
(sambil dengerin “
ADA
Band…BAgaimana mestinya”
12:45
WIB, saat merasa perlu banyak pembenahan dalam jiwa untuk menjadi cantik huahuahua)
iya cantik no dua meg. yang nomor satu itu KETUHANAN YANG MAHA ESA…
loh…
** kabur**