Feed on
Posts
comments

.:Tau Nih….

tau nih…setelah internetku mati suri selama berbulan-bulan akhirnya kemarin bisa bernyawa lagi pas kemarin2 lagi semangat2 pengen ngenet eh hari ini malah bingung mo nulis apa kali ini….

tau nih…entah kapan aku bisa pindah makassar, akhir tahun kemarin dah ngajuin minta pindah ama manajemen tapi katanya belum boleh (bahasa halusnya ditolak) dengan alasan krn blm 5 tahun ( dalam hati sih mikir kenapa ada yg boleh ada yg gak yah…padahal naungannya sama ) jadi bingung…peraturan itu diterapkan suka2 org yg berkuasa aja apa yah…

Tapi alhamdulillah temen2 banyak yg mensupport baik temen di ruangan, temen di seberang ruangan, pun teman di seberang pulau ( thanks a lot….minta doanya yah sekalian…)

**Ya Allah…Berikanlah Kemurahan hati bagi Bapak/Ibu Pemegang Kebijakan/Kekuasaan untuk bisa meng-ACC surat minta pindahku…Tiada lagi tempat memohon pertolongan selain kepada-MU…sesungguhnya ENGKAU mengetahui apa-apa yang tidak kami ketahui. Amin**

13 Juli itu…..

13 Juli 2008, Minggu - Selayar - 10:00 WITA ( Akad Nikah : Opik - Mega )

Akhirnya sunnah rasul terlaksana juga. Alhamdulillah alaa kulli haal…Barakallahu laka wa barak ‘alaik
Meskipun banyak saudara dan teman-teman yang protes karena gak kebagian undangan….sungguh menjelang hari H itu pikiran dah campur aduk kadang2 juga blank gak tau mesti ngapain hehehehe
Sekarang juga masih gak tau mesti nulis apa….
…Kangen… soalnya dia di Sulawesi & aku tetap di Kalimantan hikshikshiks…
Aduh sungguh tidak tau mesti nulis apa…
Semoga saja keluarga kami menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah Warahmah, penuh keberkahan, diberikan keturunan yang soleh - sholihah, diberikan kebahagiaan, senantiasa berada dalam Lindungan ALLAH SWT dan diberikan keselamatan Dunia - Akhirat. Amin!

Aku Benci

Sungguh Aku Benci…
Dengan debar aneh detak jantungku saat melihatmu terpampang
dalam memori otakku yang sudah makin penat dijejali hidup
Sungguh Aku Benci…
Karena Nyatanya itu untukmu
dan walau harus kupungkiri tapi harusnya itu tidak untukmu!!!
Sungguh AKu Benci…
Kenapa Debar itu Belum tertuju pada RABBku
Kenapa Debar itu tak ada saat aku mengingat RABBku, Mendengar nama-NYA, Mendengar seruan-NYA, mendengar lantunan ayat-ayat suci-NYA!!!

Sungguh…Aku Benci

L.e.l.a.h

Dan Negeriku mulai lelah menanggung beban
hingga akhirnya ia sakit dengan luka menganga di sana sini
tapi mereka yang hidup tak jua mau peduli akan perihnya
tapi mereka yang hidup tak jua mau mengobati lukanya

Negeriku sudah berat menanggung beban
dan Ia mengatakan padaku…
"Tubuhku sudah tua, ringkih dengan kerut & gigi ompong di sana sini
dalam ejawantah nyanyian burung gagak yang hampir serak
dalam nyata tarian dedaunan yang tak lagi seirama"
tapi mereka yang hidup tetap tak mau mendengar penatnya
tapi mereka yang hidup sudah tak mampu melihat peluhnya

Mungkin karena itu ia harus mengurangi bebannya
yang dengan lara masih jua ia persembahkan bagi mereka yang hidup
agar tak berdesakan di atas tubuh ringkihnya
agar oksigen tetap terbagi rata dalam tiap tarikan napas
masih untuk para yang hidup!!!

"Jadi bukan karena Tuhan telah menurunkan azab murka
hingga aku harus berbuat seperti ini.." kata negeriku itu
"tapi mereka yang hidup sudah keterlaluan dalam bersikap
mereka mengambil tulangku…gigiku…otakku..jantungku…paru-paruku
tapi mereka yang hidup telah melangkah terlalu jauh
tanpa peduli pada dosa…pada salah…pada luka…pada airmata
tapi mereka yang hidup telah lupa
pada siapa yang menciptakanku dan yang memberi hidup pada mereka"

Dengan Perlahan Negeriku masih berbisik…" Akan seperti apa Aku sampai tiba Waktu Sangkakala dibunyikan?"

Dan Aku Menangis…Meratapi Negeriku!!!

.: Aku Ingin Pulang :.

Aku
hanya ingin pulang…untuk melihat wajah ibu, pusara bapak dan ombak yang
bergelung putih sesekali menghirup udara laut musim barat yang kering…rindu
sekali!!!

Aku
juga ingin tidur biar sementara waktu merampas segala pikiranku akan hidup
segala ingin…segala harap dan terburai dalam mimpi yang kupikir takkan mampu kulakukan
jika telah terjaga.

Aku
pun ingin menangis…untuk sebenarnya sesuatu yang aku sendiri tak tau tapi air
mataku tak jua ingin mengalir, sudah kering barangkali!!! bukan karena aku sudah
tak punya rasa tapi ia hanya tak ingin mengalir sia-sia…

Bagusnya…aku
tak usah lagi menginginkan apa-apa! Let it Be…waktu jawabannya!!!

 

 

Sudah kuputuskan
untuk mulai belajar tak merindu
Pada apapun dan
siapapun
Kecuali pada yang
memberiku HIDUP!
Merindu, meski tak luka tetap ada duka
Karena Rinduku sampai kini tetap inginkan balas
Masih tak berujung ikhlas
Jadi…
Kuputuskan Untuk tak Merindu agar tak pilu.

……………………

Tapi jika waktunya tiba
Biar ku tetap jaga, menemaninya bercengkerama
Dalam sel-sel otakku yang telah bercampau aduk rasa
Yang juga sepertinya telah beku membatu dari asa
Hingga bila harus pisah oleh ruang dan jarak
Yang menggilas habis tak bersisa
Kisah dalam kasih kebersamaan
Takkan ada Rinduku yang mengiringi pergi
Jadi…
Kuputuskan Untuk tak Merindu agar tak sendu.

…………………..

*$&*#&@^@%*(@&*$&#@^&
…………………..
Namun nyatanya aku GAGAL!!!
Karena detik ini, ketika kuputuskan untuk Tak Merindu
Benakku malah meretas lakon sempurna
Rangkaian Alphabet dari ‘A’ sampai ‘Z’
tentang yang tak ingin ku Merindui…

Arrggghhhhhh!!! 

 (disela
kerjaan ngisi form data losses yg hrs dikirim kembali ke kanwi tgl 270607…dengar
Samson ”kisah tak sempurna” sambil berpikir…”knp hujan selalu sj dtg tiba2
saat telah kurasa kemarau?!!”)  

j.e.n.u.h

Kadang rasa hampa
menyergap

Pun seringkali sepi
menghadang

Tapi toh aku tetap
bertahan disini…

Memandangi isi kamar yang
penuh

ada gantungan baju, jam
dinding, kalender, obat2an yang numpuk

sampai ke langit – langit yang tak lagi putih

mencoba melukis dalam ingatan

wajah – wajah mereka yang kutinggalkan jauh

hingga LELAH…

dan akhirnya LELAP

DENGAN RINDU YANG MEMBUNCAH!!!

 ( taken from :
catatan sepotong kertas… malam2 menjelang tidur, saat jenuh benar2 meraja
diri..
.21:24
WIB..sambil dengari rio febrian “jenuh”
pas
buanggeddd :D jelang istirahat siang )

Kena radang
tenggorokan minggu lalu uhhhh benar2 menyiksa…gak enak…benar2 gak nyaman, badan
rasanya oleng-oleng…pusing…makan tak enak…tidur tak nyenyak. 2 hari terkapar
dirumah gak tau mau ngapain…miring kekanan salah, ke kiri salah, telentang +
tengkurap juga gak nyaman. duduk salah, berdiri apalagi lari-lari lebih gak enak lagi…badan rasanya sakit semua dari ujung kepala sampai
ujung kaki…panas dingin meriang….MENDERITA buanggedd dah pokoknya!

Abis dari dokter
langganan di boncengin ma mamanya Rafi, pulang-pulang bawa obat segepok…amoxicillin 500 mg, parasetamol 500 mg, dexamethason (lupa brp mg), obat batuk combiphar 300 ml & obat maag 500 ml
(yang diminum klo perlu aja kata dokternya…)+ ada lagi kapsul
warna orange jg yang aku lupa nama & mg-nya
 . Sebenarnya sih pas sama bu
Dokternya minta di suntik (walaupun sebenarnya paling takut ma jarum suntik)
aja, soalnya udah nebak bakal minum obatnya banyak…mualesssss gitu lho :D, biar
cepet sembuh aja tapi ma bu dokternya di kasih obat aja…yo wissss!!!

Nah pas ke dokter itu aku ditanyain gini,
Bu Dokter : ‘Mega keluhannya apa?’
Mega : ‘Meriang..pusing…kepala
sakit, mual, etc….blablabla deh ( sensor sebagian heheheh)’
Bu Dokter :
‘udah berapa hari?’
Mega : ‘dari
kemaren…sore’
Bu dokter : ‘yah
udah baring dulu…’
Mega :
‘disuntik aja yah Bu…tapi jangan sakit2 (mana ada suntik yg gak sakit yakh,..
biasalah kalo sakitkan kdg2 rada ngawur juga hahahahha)
Bu Dokter :
‘Minum obat aja yg teratur…’

 (terus di
periksa deh pake stetoskopnya Bu Dokter… sensor lagi!!!)

 Abis itu ngobrol lagi ma Bu Dokter,
Mega : ‘sakit apa Bu…’
Bu Dokter : ‘Radang tenggorokan….emang prnh ujan2an yah?’
Mega : ‘gak… tapi bukan gejala tipes kan Bu…?’
Bu Dokter : ‘Bukan koq…’
Bu Dokter :
‘Mega dah berapa tahun jadi pegawai PLN….’
(dokternya langganan
PLN…jadinya gratis :D)
Mega : ‘Dah 2
tahun Bu…emang kenapa?’
Bu Dokter :
‘Koq baru sekarang datang ke sini….?’
Mega :
‘&^^%%$%@$#~&……baru sekarang sakitnya Bu ( ini di jawab sambil
bingung!!!)
(Dalam hati sih
mikir….tampangku melas buanggedd kali yakh gak cocok jadi tampang pegawe PLN
hahahahahah)

Akhirnya pulang deh….nyeritain ke Ayu (mama-nya Rafi) dianya ngakak2
hahahahahah!!!

Syukur Alhamdulillah dah walau sampe sekarang suara masih rada ngebass,
sedikit serak dan masih sering batuk, Cuma penderitaan 2 hari, minggu yang lalu
cukuplah sudah GAK LAGI !!! CUAPEKKKK DEEEE…..

 Tapi ngomong2 tentang sakit… sebelum kena radang beberapa minggu
sebelumnya sih sempat ngobrol ma teman, aku udah lama gak sakit, dah 3
tahun…ada sih sakit2 biasa aja gak sampai yg masuk dalam kategori menegah
parah…rasanya kangen sakit ( guebbbrrakkk deee….sakit koq diminta :D)

Eh akhirnya di ijabah deh ma ALLAH…dikasih deh sakit…gak masuk kantor
deh 2 hari (untungnya lap. Triwulanan dah pada kelar smuaan)…gak sempat jalan
deh pas ada pembukaaan mall baru….Cappekkkkk lagi deeehhh…

Ampuni ya ALLAH…aku gak lagi minta yang macam-macam deh, yang aneh2
apalgi minta sakit lagi…tobat…tobat…!!! btw….tapi doaku yang minta
jodoh koq belum di ijabah juga yakh *&^$!@%^#%$^@% sabar…sabar…

Klo sakit rasanya pengen buanggedd pulang kampung hikshikshiks “sedih mode on”

 Just wanna
say thanks to : 

~ Ayu, mas Tri & dek
Rafi…untuk obatnya, makanannya, pisang ambonnya dan smua2nya…thanks a lot
yah…maaf sudah merepotkan kalian
~ Buat bik Nur, buat
kompresnya malam2 + pijetnya and smua2nya juga…thanks a lot juga yah bik..sudah
merepotkan juga
~ Buat teman2 ktr yang jengukin,
dah telp + sms doakan kesembuhanku

 

“ternyata memang KESEHATAN +
KELUARGA-TEMAN-SAHABAT yang care memang harta yang tak ternilai harganya’’

waspadalah…waspadalah!!!


1m@N, Ilmu & C!Nt@

Dalam sebuah
perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan. Adakalanya
kita mesti berjuang, serta belajar menyikapi segala rahasia dalam kehidupan.

 Perjalanan yang
menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita.
SEtiap hembusan nafas, Detak jantung, dari siang menuju malam. Semuanya
menuju ke titik yang sama, “kesempurnaan”.

 Setiap insan
mempunyai hak yang sama atas waktu. Tidak seorangpun melebihi dari yang lain.
Namun tak jarang setiap dari kita menyikapinya berbeda.

Ada

yang berjuang untuk melewatinya dengan
membunuh waktu. Tidak pula sedikit yang merasakan sempitnya kesempatan yang ia
punya.

 Apa rahasia terbesar dalam hidup ini?! Melewati hari
dengan penuh makna. Makna tentang iman, ilmu dan cinta. Dengan Iman hidup
menjadi terarah, dengan ilmu hidup menjadi mudah dan dengan Cinta hidup menjadi
indah!!!!

(taken from :
motivasi.net “cita2 terbesar”……di kantor 13:30 Wib sambil dengerin jenuh-nya
Rio febrian-saat badan rasanya meriang…mudah2an gpp!!!)

UsIAku 27

Empat hari lagi Usiaku 27…terhitung sejak aku pertama kali keluar dari Rahim ibu Kan heheheh :-)  (Thank To 4JJI SWT and My  Parents) yang telah memberikanku kesempatan Hidup), berarti sudah lebih dari 1/4 abad aku menjalani hidup. Cukup lama dan merasa belum sepenuhnya menjadi apa-apa…

5 Repelita+ dalam hidup kanak-kanakku, remajaku dan kemudian belajar untuk menjadi dewasa di usia 27 ini, semuanya kujalani biasa-biasa saja…mungkin sama seperti yang lain yang kadang2 bahagia, sedih, marah, kecewa, jenuh…Nothing Special, kadang2 merasa cantik tapi seringkali merasa biasa2 saja…kadang2 sok pinter pun sering banget merasa bego’…Toh hidup itu memang berputar seperti roda, sesekali diatas dan mungkin berkali-kali dibawah…Jadi sampai menjelang 27ku semuanya kujalani datar-datar saja…Alhamdulillah alaa kulli haal!

Banyak hal yang sudah terlewati dalam perjalanan menuju 27, "peringatan + cobaan"?…pasti ada, "Nikmat + Kesenangan"?…tak terhitung lagi jumlahnya (meski kadang2 lupa untuk berterima kasih :D). hanya saja sedikt bingung karena aku tidak pernah merencanakan apa2 dalam hidup, semuanya mengalir saja seperti air hingga akhirnya berMUARA!!! Kalau kukatakan ingin jadi lebih baik, mungkin sudah basi…karena doa ini sudah kupanjatkan tiap hari meski yang terjalani kadang2 tak begitu baik! (masih kurang sabar, mengeluh…ada banyak hal!!!)

Sebenarnya ada banyak keinginan…ada banyak harapan yang belum terjawab hinggan menjelang 27, hanya mungkin keinginan & harapan itu biarkan saja mencari jalannya menemukan mata air, Jika mampu mewujudkan…Alhamdulillah :-), tapi jika tidak, BIARKANlah agar kecewa yang menggelayut hanya menempati setitik ruang disudut relung hati, bukankah TakdirNYA berada pada ujung Usaha?! Karena tak ada sesuatu yang kebetulan dan Kupercaya itu!!!

Beranjak ke 27 dan menjalaninya kemudian, hanya ingin BELAJAR lebih mampu menerima apa2 yang terjadi dengan penuh Amanah dan keSYUKURan , BELAJAR mengembalikan segala  Persoalan dan kebahagiaan Hidup  kepada "4JJI Pemilik Kehidupan", BELAJAR mengelola ketidaksempurnaan yang telah tertapak, BELAJAR menertawakan Kekurangan diri!!!
Karena Usia yang kemarin hingga menjelang 27ku hanyalah merupakan proses pemBELAJARan bagaimana sesungguhnya memaknai hidup menjadi lebih berarti untuk semua yang Hidup!!!                                                                      

(11:27 WIB, jelang istirahat siang…dengerin Kahitna "Takkan Terganti")

Older Posts »